Definisi
Penguat Kelas A
Penguat kelas A mensyaratkan bahwa transistor harus selalu
dalam daerah aktif selama siklus AC. Operasi kelas A tidak memperkenankan
adanya pengguntingan pada ujung garis beban AC. Tempat terbaik untuk titik Q
dalam penguat kelas A adl pada pusat garis beban AC sehingga siklus output yang
tak tergunting mempunyai kemungkinan ayunan yang terbesar.
Pada gambar, titik Q ditempatkan pada pusat garis beban AC.
Analisis geometris mengharuskan arus saturasi sama dgn 2 kali ICQ dan tegangan
cut-off sama dengan 2 kali VCEQ, atau dinyatakan: I
C(sat) = 2 ICQ V
CE(cut-off) = 2 VCEQ
C(sat) = 2 ICQ V
CE(cut-off) = 2 VCEQ
Sedangkan V
CE(cut-off) = VCEQ + ICQ(rC + rE)
CE(cut-off) = VCEQ + ICQ(rC + rE)
Sehingga
Kesimpulan
Untuk mendapatkan titik Q di pusat garis beban AC, resistansi
AC dari rangkaian kolektor dan emiter harus sama dengan perbandingan antara
tegangan kolektor stasioner dan arus kolektor stasioner. Kenyataan ini penting
sekali dalam analisis dan perancangan penguat daya.
Rumus-rumus
Daya Kelas A
Daya output
maksimum
Gambar berikut memperlihatkan penguat yang bekerja pada kelas A dan gambar b memperlihatkan garis beban AC-nya. Arus kolektor IC mrpk gelombang sinus dgn harga puncak ICQ dan tegangan kolektor-emiter jg mrpk sinus dgn harga puncak VCEQ.
Gambar berikut memperlihatkan penguat yang bekerja pada kelas A dan gambar b memperlihatkan garis beban AC-nya. Arus kolektor IC mrpk gelombang sinus dgn harga puncak ICQ dan tegangan kolektor-emiter jg mrpk sinus dgn harga puncak VCEQ.
Daya output
AC maksimum diperoleh sbg:
Disipasi
Daya
Disipasi
daya stasioner dari transistor adl:
PDQ = VCEQ ICQ
Berarti
transistor mendisipasikan daya yg sama dengan hasil kali arus dan teganan
stasioner. Data sheet transistor selalu mencantumkan disipasi daya maksimumnya.
Disipasi daya maksimum ini terjadi pada kondisi tidak ada sinyal sehingga
PD maks = PDQ
Hubungan
Daya Output dan Disipasi Daya Dgn memperhatikan rumusan utk daya output dan
disipasi daya maka diperoleh hubungan daya output dan disipasi daya sbb:
Ini berarti
bahwa daya output AC maksimum adl setengah daya stasioner dan ini 8 yang
terbaik yg dapat dilakukan dengan penguat kelas A. Misalkan akan dibuat penguat
kelas A yg memberikan daya output AC 30 W maka diperlukan transistor yg dapat
mendisipasikan daya sebesar 60 W pada kondisi tanpa sinyal.
Efisiensi
Efisiensi
mrpk ukuran seberapa baik sebuah penguat mengkonversikan daya DC ke dalam daya
output AC. Efisiensi output dinyatakan sebagai perbandingan daya output dgn
daya input DC yg dicatukan ke rangkaian kolektor-emiter,
Utk
rangkaian catu tunggal dpt digunakan rumusan:
Utk
rangkaian dua catu dpt digunakan rumusan:
Tidak ada komentar:
Posting Komentar